Sabtu, 19 November 2011

edisi cerpen PART 1

 Pada suatu hari, di sebuah sekolah yang ramai, ada sekelompok anak-anak muda yang sedang nongkrong diatas tangga sambil memainkan gitarnya . Dito, Ozy, Iky, irfan dan Mufti ya, itu mereka semua. Mereka sudah bersahabat sejak kelas dua SMP. SMP, dimana orang sedang masa-masanya menikmati dunia remaja.
Seketika Dito menghentikan permainan gitarnya, Iky Irfan dan Mufti pun seketika menghentingan nyanyiannya. Sementara Ozy masih terus memainkan gitarnya sambil memejamkan mata menikmati alunan yang didendangkannya.
“Zy, diem dulu!!” perintah Dito sambil menepuk pundak Ozy. Ozy pun membuka matanya dengan kaget.
“Hah? Ada apaan sih?!” Tanya Ozy yang masih kaget.
“Kalian ga nyadar? kita lagi diliatin tau!!” jawab Dito
“Iya iya gue nyadar kok! Sama guru yang lagi ngajar di sebelah kan?” jawab Irfan sambil bisik-bisik.
“Kayanya kita bakal di samperin terus diceramahin abis-abisan! Masuk kelas aja yuk!!” kata Ozy mengajak teman-temannya. Namun guru tersebut mengetahui gerak-gerik mereka, guru itu pun langsung keluar dari kelasnya dan nyamperin mereka sebelum mereka belum sempat masuk kelas.
“Eeeeh ibuu..” kata Iky sambil senyum-senyum berharap mereka ga akan di ceramahin.
“Diam kalian!! Kalian ini kerjaannya nongkrong terus main gitar terus!! Ga ada kerjaan lain apa?! Kalian ini udah kelas 3, harusnya kalian mempersiapkan  untuk UN nanti!! Kalian harus belajar, belajar dan belajar!! Ini malah nongkrong terus!! Ayo sana masuk kelas!!” ceramah sang guru kepada mereka. Merekapun tertunduk,
“maaf bu”,  salah satu dari mereka meminta maaf ke pada guru tersebut. Merekapun masuk kelas.
Tapi sesampainya di kelas mereka malah di soraki oleh segerombolan cewek yang lagi ngegossip di pojok kelas.
“Tania tuh, Ditonya udah dateng” kata salah satu dari mereka, menggoda Tania dengan suara keras.
“Ciiieeeeee” sorak segerombol cewek tersebut.
“Apaan sih? kok gue?!” Tanya Dito pada sahabat-sahabatnya.
“Itu berarti si Tania ngeceng lo!” jawab Ozy yang ngerti sama gerak-gerik cewek.
“Cieeeee!! Ada yang dikeceng sama Tania nih!! akakakak” sorak Iky, Irfan dan Mufti.
“Wajar lah cewek suka sama cowok” jawab Dito dengan santai.
“Cieee, Dito bersabda..!!” kata Irfan bercanda.


                                               
Waktu pulang tiba, Dito dan Ozy keluar sekolah bareng, dekat gerbang sekolah ada Agnes, teman dekat Dito waktu kelas satu.
“Ada yang sombong nih!!” seru Agnes sambil tertawa kecil.
“Apaan lo?” Tanya Dito sambil membalas senyum Agnes.
“Entar sms-an ya! Udah lama nih ga sms-an nih! hehe” seru Agnes sambil agak memaksa Dito.
“Iya-iya, ntar gue sms duluan deh!” jawab Dito
“Nah gitu dong! Oke deh sip!” jawab Agnes sambil memperlihatkan raut wajah senang.
“Hmmm.. yaudah, gue pulang duluan ya!” kata Dito
“Sip hati hati ya Ditooo, awas dijalan ada mobil!!” jawab Agnes.
“Yaiyalah ada mobil, masa ada kambing” jawab Ozy.
“Apa lo ikut ikutan?!” kata Agnes sambil mendelIkan matanya kepada Ozy, dan Ozy pun sama seperti itu kepada Agnes.
“Udah-udah malah jadi berantem gini” lerai Dito. “Ayo, Zy kita balik!”.
“Iya-iya yuk. Ga tahan disini” jawab Ozy yang matanya sesekali mendelIk kepada Agnes.
 Merekapun mulai berjalan meninggalkan Agnes. Cukup jauh sekolah dengan jalan raya, kira-kira sekitar sepuluh menit mereka baru sampai jalan raya.
“Cape juga ya, setiap hari jalan jauh terus harus nunggu bis yang lewatnya lima belas menit sekali!” keluh Ozy sambil menunggu bis lewat
“iya juga sih, tapi udahlah ga usah ngeluh kaya gitu. Lagian kita sekolah disini tinggal beberapa bulan lagi!” jawab Dito yang sesekali melhat kearah Ozy.
“Iya ya. Ah, gue jadi pengen buru-buru SMA. Bisa bawa motor kemana-mana sambil ngebonceng cewek” khayal Ozy sambil lihat kearah langit. Dito melongo mendengar dan melihat sikap Ozy.
“heh! Lo kesamber setan apa sampe pengen ngebonceng cewek segala?!” jawab Dito sambil menepuk kepala Ozy
“Aw! Ya biarain aja, apa salahnya kan ngehayal? Siapa tau aja jadi kenyataan.” Harap Ozy “pasti kita mikir, susah banget dapetin cewek dengan muka pas pasan gini, haha”
“Kita? Lo aja kali gue enggak. Kenyataannya Tania ngeceng gue, yang berarti itu menandakan kalau gue ganteng.” Dito menyombongkan diri.

Sabtu, 05 November 2011

edisi Pepatah

Sibuk mencari kesalahan orang lain tidak akan membuat kita lebih baik darinya. Membenahi diri sendiri adalah kunci untuk MENJADI LEBIH BAIK ~